BERITA UTAMA
 
 
     
SBY: Daerah Pemekaran yang Tidak Layak akan Digabungkan Kembali  
  [ Jumat 22 Januari 2010 ]  
 

Pemerintah melakukan jeda pemekaran wilayah dan meninjau ulang pemekaran wilayah baru dalam 10 tahun terakhir. Wilayah yang layak dimekarkan akan dipertahankan, yang tidak layak akan digabungkan kembali.

 
  [berita selengkapnya...]  
     
Mendagri: 706 Perda Bermasalah
PROGRAM 100 HARI DEPDAGRI
 
  [ Kamis 21 Januari 2010 ]  
 

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan sudah menyerahkan 706 Peraturan Daerah bermasalah kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk diawasi karena dinilai bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

 
  [berita selengkapnya...]  
     
2010, Desain Pemekaran Usai
Indonesia Terdiri atas 33 Provinsi, 398 Kabupaten, dan 93 Kota
 
  [ Rabu, 20 Januari 2010 ]  
 

Desain besar pemekaran wilayah di Indonesia ditargetkan tuntas tahun ini. Dari desain itulah nantinya diputuskan jumlah provinsi, kabupaten, dan kota yang ideal di Indonesia. Tidak tertutup kemungkinan wilayah yang sekarang sudah dimekarkan digabung lagi.

 
  [berita selengkapnya...]  
     
12 Pulau Terluar Berpotensi Konflik  
  [ Rabu 13 Januari 2010 ]  
 

Dari 92 pulau terluar, yang akhir-akhir ini sering disebut pulau terdepan, yang digunakan sebagai titik dasar dalam menetapkan garis batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, 12 pulau di antaranya memiliki potensi konflik dengan negara lain.

 
  [berita selengkapnya...]  
     
35 Daerah Pemekaran Laksanakan Pilkada  
  [ Rabu 13 Januari 2010 ]  
 

Dari 244 daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah pada tahun ini, sebanyak 35 di antaranya merupakan daerah otonom baru yang dibentuk dan diresmikan pada tahun 2009. Hingga kini, 35 daerah baru itu masih dipimpin oleh penjabat bupati/wali kota yang mempunyai masa jabatan maksimal satu tahun.

 
  [berita selengkapnya...]  
     
   
 
 
 
 
   


   
 
 
 
ASOSIASI DPRD KOTA SELURUH INDONESIA
Century Tower 10 Floor, Suite 1007
HR Rasuna Said Kav.X-2 No.4 Jakarta 12950
Phone. 6221-5226770, Fax. 6221-5226771